LEMBAGA LAYANAN PENDIDIKAN TINGGI WILAYAH IV

Bisnis Koperasi Era Digital Ciptakan Perekonomian Baru

Koperasi diharapkan bukan hanya sebagai wadah simpan pinjam, tapi lebih dari itu, memiliki fungsi yang jauh untuk mengembangkan perekonomian baru di era digital. Hal tersebut disampaikan Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Lukman dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Karyawan Kopertis Wilayah IV, Senin 17 Maret 2025 di Aula LLDIKTI Wilayah IV.

“Kita harus mengubah bisnis koperasi di era digital. Telaah bisnis analisanya supaya bisa berkembang. Sehingga betul-betul bisa membangkitkan perekonomian,” ujar Lukman.

Ia berharap, Koperasi Karyawan Kopertis Wilayah IV ke depan bisa menghadirkan kop mart di berbagai wilayah Jawa Barat dan Banten dengan menghidupkan UMKM sekitar dan usaha para anggotanya.

“Saya inginnya kop mart itu diisinya oleh para anggota dan UMKM kecil, bukan dari pihak luar yang besar. Seperti yang kami lakukan di Garut, menghidupkan kembali 28 UMKM. Dari yang sebelumnya hanya bisa berjualan jajanan pasar 40-50 bungkus per hari, sekarang UMKM tersbeut bisa berjualan 200-300 bungkus per hari setelah kami bantu repackaging,” ungkapnya.

Terlebih di era digital seperti saat ini, ia menilai, mudah untuk memperluas target pasar. Apalagi jika didukung dengan peningkatan kualitas produk, baik secara penampilan maupun rasa, maka tanpa meminta pun orang lain akan sukarela menjadi perpanjangan lidah marketingnya.

“Sebab jika kualitasnya sudah bagus, dari mulut ke mulut insyaAllah akan berkembang. Itu yang kami rasakan saat mengelola UMKM di Garut. Ada yang semua konveksinya sudah mau tutup, kami bantu revitalisasi desain dan logo, serta mencari target pasarnya. Alhamdulillah sekarang sudah 70.000 pakaian yang terjual setiap bulannya,” lanjut Lukman.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Koperasi Karyawan Kopertis Wilayah IV, Prof. Purwadhi mengatakan, rencananya di tahun 2025 akan digagas pendirian kop mart LLDIKTI 4. 

“Dimulai dari Kota Bandung dulu. Mudah-mudahan para anggota yang ada di luar Kota Bandung bisa bergerak juga untuk melahirkan kop mart di daerah lainnya,” ucap Purwadhi.

Selain itu, ia menambahkan, Koperasi Karyawan Kopertis Wilayah IV juga tengah melakukan studi kelayakan untuk mendirikan sekolah yang akan dimulai dari pembangunan Taman Kanak-Kanak (TK). 

“Studi kelayakan sudah dibuat, lokasinya pun akan ditetapkan. Kita bebaskan tanah sekitar 1000 meter persegi untuk dijadikan tempat pendidikan. Setelah itu TK, rencananya ada juga TPA yang akan didesain, sehingga kita punya lembaga pendidikan untuk memberikan kontribusi terhadap pendapatan koperasi,” jelasnya.

Purwadhi berharap, koperasi bisa menjadi tempat untuk para anggotanya mengembangkan bisnis bersama. Sehingga akan semakin banyak yang bisa memberikan kontribusi terhadap perkembangan dan kemajuan Koperasi Kopertis Wilayah IV.

Share:

More Posts